Film KKN di Desa Penari tidak hanya sukses menarik minat masyarakat untuk menonton di bioskop, tetapi juga menginspirasi mereka untuk mengunjungi lokasi syuting yang menarik. Salah satu lokasi yang populer adalah Plunyon Kalikuning. Wisata Plunyon Kalikuning terletak di Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Atau lebih tepatnya, di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Lokasi ini semakin ramai dibicarakan karena menjadi tempat syuting film KKN Di Desa Penari, terutama jembatannya yang ikonik. Banyak penggemar film yang datang untuk melihat secara langsung lokasi syuting dan merasakan suasana yang ada dalam film. Mereka ingin menyaksikan keindahan alam Plunyon Kalikuning dan merasakan ketegangan yang dihadirkan dalam film. Daya tarik inilah yang membuat wisatawan dan penggemar film terus berdatangan ke lokasi ini sehingga membuat kunjungan ke jembatan ini meningkat sekitar 80 persen setiap harinya.
Pemandangan di Plunyon Kalikuning memiliki kesan yang kuat dari tragedi tahun 2010, ketika letusan dahsyat Gunung Merapi mengubah tata kelola alam di sekitarnya. Namun, seiring berjalannya waktu, lereng selatan Gunung Merapi telah pulih dan menjadi kawasan wisata dengan pemandangan yang menakjubkan. Salah satu daya tarik utama dari Plunyon Kalikuning adalah jembatan beton yang melintasi lembah, dihiasi oleh pepohonan dan ilalang yang memberikan nuansa yang indah. Terlebih lagi, jika cuaca cerah, pemandangan Gunung Merapi dengan kawahnya yang menantang dapat terlihat dengan jelas, menciptakan kekaguman bagi pengunjung.
Plunyon Kalikuning juga menawarkan keindahan alam lainnya yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Sungai yang mengalir di sekitar jembatan menambah pesona tempat ini. Air yang jernih dan berwarna kekuningan menciptakan suasana yang menenangkan. Vegetasi hijau yang tumbuh di sekitar sungai menambah kesan alami dan menawan. Selain itu, Plunyon Kalikuning juga memiliki air terjun yang cantik di sekitarnya. Suara gemuruh air terjun dan kolam alami yang terbentuk di bawahnya menambah daya tarik tempat ini. Selain keindahan alamnya, kawasan wisata Plunyon Kalikuning juga menyediakan beberapa wahana yang cocok untuk kegiatan outbound. Pengunjung dapat menikmati kegiatan-kegiatan ini sambil menikmati suasana alam yang indah di sekitarnya.
Jembatan Plunyon buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada pagi hari atau sore hari. Pada waktu-waktu tersebut, suasana sejuk dan tenang dapat lebih dirasakan oleh pengunjung. Untuk tiket masuk ke Jembatan Plunyon, Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 12.000 per orang. Sementara itu, untuk masuk ke Taman Nasional Gunung Merapi dan wisata di Kalikuning, biayanya sekitar Rp 5.000 (harga dapat berubah sewaktu-waktu). Adapun waktu yang diperlukan untuk mencapai lokasi ini adalah sekitar 50 menit hingga 1 jam dengan jarak sekitar 24 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.
Jadi, bagi para penggemar film KKN di Desa Penari atau siapa pun yang mencari destinasi wisata alam yang memukau, Plunyon Kalikuning adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Keindahan alam, jembatan ikonik, dan suasana yang tenang menjadikan pengalaman di tempat ini begitu istimewa. Jika Anda mengunjungi Yogyakarta, luangkan waktu untuk mengunjungi Plunyon Kalikuning dan menikmati keindahan yang ditawarkannya.


Komentar
Posting Komentar