Langsung ke konten utama

The House of Raminten: Restoran Legendaris Jogja


Jogja, sebuah kota dengan kekayaan budaya yang melimpah, juga menjadi tempat kelahiran restoran legendaris yang menghadirkan citarasa khas lokal. The House of Raminten, sebuah restoran yang telah menjadi ikon kuliner Jogja, bukan hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang unik dan budaya yang kental. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi keunikan The House of Raminten dan mengungkap mengapa restoran ini menjadi favorit bagi warga lokal dan wisatawan.


Sejarah The House of Raminten
The House of Raminten memiliki sejarah panjang yang melibatkan perjalanan kuliner dan budaya Jogja. Restoran ini didirikan pada tahun 1971 oleh seorang pria bernama Hadi Riyanto. Hadi Riyanto adalah seorang seniman dan pecinta seni, serta seorang penyuka kuliner yang ingin memadukan kedua minatnya dalam sebuah tempat yang unik. Restoran ini berlokasi di Jalan Faridan M. Nuh, sebuah lokasi yang strategis di tengah kota Jogja.

Nama "Raminten" diambil dari tokoh legendaris dalam sastra Jawa yang dikenal karena kebijaksanaan dan kelembutan hatinya. Dalam cerita rakyat Jawa, Raminten digambarkan sebagai sosok perempuan yang bijak dan penyayang, serta mampu membawa kebahagiaan kepada siapa saja yang bertemu dengannya. Dalam pemilihan nama restoran ini, Hadi Riyanto ingin mengekspresikan keinginannya untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan bagi para pengunjungnya.


Daya Tarik The House of Raminten
Salah satu daya tarik utama The House of Raminten adalah dekorasinya yang unik. Begitu memasuki restoran ini, pengunjung akan merasakan atmosfer yang berbeda. Interior restoran ini dirancang dengan sentuhan seni dan estetika Jawa yang klasik. Setiap sudut ruangan dipenuhi dengan berbagai koleksi seni, patung, dan ornamen yang mencerminkan budaya Jawa. Dinding-dinding yang dihiasi dengan lukisan tradisional, pahatan kayu, dan ornamen keramik menambah kesan magis dari tempat ini.

Tidak hanya itu, lampion-lampion yang menggantung di langit-langit dan lampu-lampu temaram memberikan sentuhan hangat dan intim pada suasana restoran. Selain itu, desain meja dan kursi yang terbuat dari kayu dengan sentuhan detail tradisional memberikan nuansa tradisional yang khas. Pengunjung akan merasa seperti berada di dalam sebuah rumah tradisional Jawa yang hangat dan ramah.

The House of Raminten bukan hanya sekadar tempat untuk makan, tetapi juga merupakan tempat yang menghadirkan pengalaman unik kepada para pengunjungnya. Salah satu tradisi yang terkenal di restoran ini adalah "jemparingan", yaitu tradisi memilih makanan dengan cara mengaitkan papan menu menggunakan jaring dan memilih hidangan secara acak. Tradisi ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menarik bagi pengunjung, sekaligus menambah kesan unik dari restoran ini.

Tidak hanya itu, House of Raminten juga menjadi tuan rumah untuk berbagai acara budaya dan seni. Restoran ini seringkali mengadakan pertunjukan seni tradisional seperti wayang kulit, tari Jawa, dan musik gamelan. Pengunjung dapat merasakan keindahan budaya Jawa secara langsung dan mendalami kekayaan seni tradisional yang dimiliki oleh Jogja.


Menu yang Menggugah Selera
The House of Raminten juga terkenal karena menu makanannya yang beragam dan menggugah selera. Restoran ini menyajikan hidangan tradisional Jawa yang otentik dan memiliki rasa yang lezat. Dalam menyajikan hidangan-hidangan tersebut, restoran ini tidak hanya mengutamakan rasa, tetapi juga estetika penyajiannya.

Salah satu hidangan yang menjadi favorit di The House of Raminten adalah Nasi Gudeg. Nasi Gudeg merupakan hidangan khas Jogja yang terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, disajikan dengan gudeg (nangka muda yang dimasak dengan bumbu khas) dan lauk-pauk pendamping seperti ayam suwir, telur, tahu, dan sambal krecek. Hidangan ini memiliki cita rasa yang unik dan lezat, dan menjadi salah satu hidangan yang wajib dicoba bagi para pengunjung.

Selain Nasi Gudeg, The House of Raminten juga menyajikan hidangan-hidangan lain yang tidak kalah menarik. Ayam Geprek, misalnya, adalah hidangan ayam goreng yang digeprek dengan sambal pedas, memberikan sensasi pedas dan renyah yang menggugah selera. Sate Klatak, sate khas Jogja yang dibuat dengan daging sapi yang dipanggang secara tradisional di atas bara api, juga menjadi hidangan yang sangat populer di restoran ini. Rasa daging yang lezat dengan aroma yang harum dan cita rasa yang khas membuat hidangan ini menjadi favorit bagi banyak pengunjung.

Tak hanya hidangan utama, The House of Raminten juga menawarkan hidangan penutup yang menggugah selera. Wedang Ronde, misalnya, adalah minuman hangat yang terdiri dari bola-bola ketan yang diisi dengan kacang hijau, disajikan dengan kuah jahe manis. Rasanya yang hangat dan manis membuat hidangan ini cocok dinikmati sebagai penutup makanan.


The House of Raminten telah menjadi ikon kuliner Jogja yang legendaris. Dengan kombinasi kelezatan hidangan Jawa, suasana unik, dan pengalaman budaya yang kental, restoran ini telah menarik perhatian dan hati banyak pengunjung. Pengunjung dapat merasakan atmosfer yang khas, menikmati hidangan lezat, dan menikmati pertunjukan seni tradisional yang memukau.

Jika Anda berkunjung ke Jogja, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi The House of Raminten di Jl. FM Noto nomor 7, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Restoran ini tidak hanya akan memanjakan lidah Anda dengan hidangan-hidangan lezat, tetapi juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan dalam menjelajahi kekayaan budaya Jogja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Rekomendasi Makan Siang di Sekitar UNY, Jangan Lupa Mampir!

  Siang-siang di Jogja laper tapi bingung mau makan apa? Yuk sini mampir ke area UNY buat cobain 5 rekomendasi makan siang harga kantong mahasiswa tapi rasanya juara! 1. Ayam Geprek dan Susu (PREKSU) Ayam geprek dan susu (PREKSU) Jogja adalah sebuah makanan populer di daerah Yogyakarta yang terdiri dari ayam geprek yang dicampur dengan berbagai bumbu dan saus pedas, disajikan dengan nasi dan tambahan sayuran seperti timun dan kubis. Selain itu, menu ini juga dilengkapi dengan susu segar untuk memberikan senyuman dan kenyamanan setelah makan makanan pedas. PREKSU Jogja menjadi populer karena kelezatan dan keunikan rasanya yang cocok untuk orang yang suka makan makanan pedas. 2. Penyetan Bu Wid Salah satu pilihan utama mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam mencari makanan lezat adalah Penyetan Bu Wid, yang berlokasi di seberang Fakultas Ekonomi UNY. Sambal penyet khas dan tambahan kremes menjadi ciri khas dari ayam yang renyah ini dan disukai oleh banyak mahasiswa. Harg...

Meriahnya Ramadhan, Ini Dia Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Jogja!

  Saat bulan Ramadan tiba, setiap sudut Jogja turut menjadi saksi betapa semaraknya aktivitas berburu takjil. Berbagai varian makanan ringan dan minuman segar tersedia di pinggir jalan dengan harga yang sangat terjangkau. Namun, di antara banyaknya pilihan tersebut, ada beberapa tempat yang terkenal dengan suasananya yang meriah dan variasi takjilnya yang berwarna. Berikut beberapa rekomendasi tempat untuk kamu yang ingin merasakan meriahnya suasana berburu takjil di Jogja. 1. Kampung Ramadhan Jogokariyan Kampung Ramadhan Jogokariyan didirikan oleh para penduduk yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan agama. Setiap tahunnya, pasar kaget yang diberi nama Kampung Ramadhan Jogokariyan ini dihadiri oleh banyak pedagang dan pengunjung yang terus meningkat. Kabarnya terakhir, ada sekitar 300 pedagang yang turut meramaikan pasar Ramadhan ini lho! Tak heran, kalau masuk sini bisa sampai bingung mau beli yang mana. Selain pasar, di Kampung Ramadhan Jogokariyan juga disediakan ribuan takji...

Agro Wisata Bhumi Merapi: Wisata Jogja Instagramable Ala Santorini

  Yogyakarta selalu menghadirkan destinasi wisata yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Ada satu tempat wisata kekinian yang mengusung suasana lokal dan luar negeri ala Santorini di Yogyakarta, yaitu Agro Wisata Bhumi Merapi. Tempat ini terletak di daerah Kaliurang dengan luas 5,2 hektar. Di sini, pengunjung dapat menikmati pertanian, perkebunan, dan peternakan. Selain sebagai tempat wisata edukasi, Agro Wisata Bhumi Merapi juga menawarkan spot-spot foto yang instagramable. Penasaran dan ingin segera mengunjunginya? Agro Wisata Bhumi Merapi dapat dengan mudah diakses karena lokasinya yang strategis. Tempat ini berada di Jl. Kaliurang KM. 20, Sawangan, Hargobingangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Jogja, jaraknya sekitar 22 km, dengan waktu tempuh sekitar 40 menit berkendara. Salah satu area terkenal di Bhumi Merapi adalah Langlang Buana. Di area ini, pengunjung akan menemukan spot-spot foto yang didesain menyerupai tempat-tempat populer di du...