Langsung ke konten utama

Wajib Coba! Tempo Gelato, Kuliner Hits Jogja

 

Jogja terkenal sebagai surganya wisata kuliner. Ada banyak makanan khas Jogja yang selalu menjadi buruan para pelancong, seperti gudeg dan bakpia. Di samping itu, Jogja juga tak kalah dalam menyediakan kuliner-kuliner hits yang disukai oleh terutama anak-anak muda. Salah satunya adalah Tempo Gelato, sebuah kedai es krim ala Italia yang hanya bisa kamu temui di Yogyakarta. Awal pendirian kedai gelato ini dimulai pada tahun 2015 ketika seorang warga negara Prancis, Pascal Briere, dan seorang Indonesia, Ema Susmiyarti, yang terinspirasi setelah melihat kesuksesan Gusto Gelato di Bali hingga akhirnya memutuskan untuk membangun Tempo Gelato di Yogyakarta. Bisnis keduanya ternyata berkembang pesat dan disukai oleh masyarakat luas. Tempo Gelato yang hingga saat ini memiliki 3 gerai yang tersebar di Jogja yakni di area Taman Siswa, Prawirotaman, dan Kaliurang pun berhasil menjadi salah satu destinasi kuliner yang populer di Yogyakarta.

Gelato sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan es krim pada umumnya. Namun gelato cenderung lebih padat dan menggunakan lebih banyak susu dibandingkan es krim biasa sehingga memberikan tekstur yang lebih lembut. Tempo Gelato menghadirkan sekitar 65 varian rasa gelato dan sorbet yang bisa kamu pilih sesuai selera. Mulai dari choco mint, cinnamon, cashew nut, tiramisu, raspberry, kiwi, mango, dan masih banyak lagi yang kemudian akan disajikan menggunakan cone atau cup. Dengan merogoh kocek sekitar Rp 25.000 hingga Rp 120.000, kamu dapat mencicipi kuliner hits yang satu ini!

Selain karena varian menu yang dijual, Tempo Gelato menjadi tempat nongkrong yang populer karena desain bangunannya yang menarik. Gerai gelato ini berhasil menarik perhatian pelanggan dengan desainnya yang menggabungkan sentuhan rustic dan industrial. Saat mengunjungi Tempo Gelato, kamu pasti akan merasa betah dan ingin berlama-lama di dalamnya. Desain interior yang hangat menciptakan suasana yang nyaman untuk bersantai, menemani kerjaan, atau bahkan sekedar mengambil foto-foto. Kehadiran kedai gelato ini di Yogyakarta memberikan semacam penyegaran dalam wisata kuliner di Yogyakarta, memberikan sentuhan baru yang menarik.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi Tempo Gelato, bisa datang antara pukul 09.00 hingga 22.00 WIB dengan pilihan tempat di bawah ini ya!

  • Tempo Gelato Taman Siswa: Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta
  • Tempo Gelato Prawirotaman: Jl. Prawirotaman No 38B, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta
  • Tempo Gelato Kaliurang: Jl. Kaliurang KM 5 No 98, Kocoran, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masangin, Mitos Si Beringin Kembar Alun-Alun Kidul Yogyakarta

  Mitos dan cerita rakyat sering kali menjadi daya tarik tersendiri dalam budaya suatu daerah. Di tengah modernisasi yang terjadi di Kota Yogyakarta, masih ada mitos-mitos yang tetap dipercaya oleh masyarakat. Salah satu mitos yang menarik perhatian para wisatawan adalah mitos Masangin, si beringin kembar di Alun-alun Kidul Yogyakarta.  Alun-alun Kidul terletak tidak jauh dari Keraton Yogyakarta dan seringkali menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dan penduduk lokal. Banyak orang duduk berkelompok di alun-alun ini sambil menikmati makanan dan ngobrol bersama teman dan keluarga.  Di tengah-tengah alun-alun ini terdapat dua pohon beringin yang tumbuh berdampingan, yang mana berkaitan dengan mitos Masangin.  Konon, siapa pun yang berhasil melewati lorong di antara dua pohon beringin ini dengan mata tertutup, maka akan memiliki keinginannya terkabul.  Meskipun terdengar mudah, tidak semua orang berhasil melakukannya. Banyak yang gagal dan beberapa oran...

5 Rekomendasi Makan Siang di Sekitar UNY, Jangan Lupa Mampir!

  Siang-siang di Jogja laper tapi bingung mau makan apa? Yuk sini mampir ke area UNY buat cobain 5 rekomendasi makan siang harga kantong mahasiswa tapi rasanya juara! 1. Ayam Geprek dan Susu (PREKSU) Ayam geprek dan susu (PREKSU) Jogja adalah sebuah makanan populer di daerah Yogyakarta yang terdiri dari ayam geprek yang dicampur dengan berbagai bumbu dan saus pedas, disajikan dengan nasi dan tambahan sayuran seperti timun dan kubis. Selain itu, menu ini juga dilengkapi dengan susu segar untuk memberikan senyuman dan kenyamanan setelah makan makanan pedas. PREKSU Jogja menjadi populer karena kelezatan dan keunikan rasanya yang cocok untuk orang yang suka makan makanan pedas. 2. Penyetan Bu Wid Salah satu pilihan utama mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam mencari makanan lezat adalah Penyetan Bu Wid, yang berlokasi di seberang Fakultas Ekonomi UNY. Sambal penyet khas dan tambahan kremes menjadi ciri khas dari ayam yang renyah ini dan disukai oleh banyak mahasiswa. Harg...

Fenomena Klitih Yang Merajalela Di Jogja

Istilah Klitih yang kini merujuk pada kejahatan jalanan tidak muncul begitu saja. Istilah ini awalnya memiliki arti positif dalam bahasa Jawa, yaitu jalan-jalan di waktu luang mencari udara segar di luar rumah. Namun, istilah Klitih berubah maknanya dan mengarah pada kejahatan jalanan yang menyerang orang secara tiba-tiba. Istilah ini mulai muncul di kalangan pelajar pada tahun sekitar 2008 atau 2009, yang kemudian menjadi populer pada tahun 2016. Awalnya, Klitih merupakan perilaku kenakalan remaja dan permusuhan antarkelompok. Namun seiring berjalannya waktu, fenomena Klitih mengalami pergeseran. Saat ini, kejahatan jalanan Klitih tidak hanya menyerang kelompok tertentu, tetapi juga menargetkan masyarakat umum secara acak.  Orang-orang di Yogyakarta mengidentifikasi pelaku yang bersepeda motor, bersenjata, dan melakukan kekerasan terhadap orang di jalan sebagai klitih. Setiap tahun, banyak orang menjadi korban kejahatan jalanan ini.  Anak muda yang melakukan aksi Klitih umumn...