Langsung ke konten utama

Jalan-Jalan Sambil Belajar Sejarah? Ini Dia Rekomendasi Tempat Wisata Bersejarah di Yogyakarta!


 
Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata yang memiliki nuansa kebudayaan dan sejarah yang kental. Kota yang memiliki julukan sebagai "Kota Pelajar" ini memang menawarkan banyak tempat wisata bersejarah yang bisa menjadi pilihan Anda untuk berlibur. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata bersejarah di Yogyakarta yang patut Anda kunjungi.

1. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg adalah sebuah museum di Yogyakarta yang dibangun di dalam bekas benteng Belanda yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Yogyakarta. Museum ini menyimpan sejarah Indonesia, khususnya Yogyakarta, dari masa penjajahan Belanda hingga kemerdekaan.

Benteng Vredeburg awalnya dibangun pada tahun 1765 oleh pasukan Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Pangeran Mangkubumi, namun kemudian dikuasai oleh Belanda pada tahun 1767. Benteng ini digunakan sebagai basis militer Belanda selama penjajahan, termasuk saat Perang Kemerdekaan Indonesia.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Benteng Vredeburg dirubah menjadi museum oleh pemerintah Indonesia. Di dalam museum ini terdapat berbagai jenis koleksi seperti senjata, pakaian, buku, lukisan, dan benda-benda antik lainnya yang menjelaskan tentang sejarah perjuangan rakyat Indonesia.

Di samping itu, terdapat juga ruang pameran khusus tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang berisi materi dokumenter, foto dan memorabilia tentang proses proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Museum ini terbuka untuk umum dengan biaya tiket masuk yang terjangkau, dan arsitektur bangunan yang masih mempertahankan nuansa klasik dan menampilkan suasana zaman Belanda yang kental. Saat berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa untuk mengunjungi Museum Benteng Vredeburg ini untuk belajar lebih dalam tentang sejarah Indonesia.


2. Situs Taman Sari


Situs Taman Sari Yogyakarta merupakan sebuah bekas istana keraton yang terletak di Jalan Tamanan, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Taman Sari menjadi salah satu tempat wisata bersejarah yang cukup populer di Yogyakarta.

Istana Taman Sari dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1758 dan selesai pada tahun 1765. Istana ini dulunya merupakan tempat kerajaan untuk beristirahat, bersantai, dan meditasi. Berada di daerah bawah tanah, biasanya orang keraton melewatkan waktu dengan berendam di kolam-kolam air tawar yang disebut dengan sumur gumuling. Selain itu, istana ini juga digunakan sebagai tempat persiapan upacara, seperti upacara pernikahan, dan upacara kebesaran.

Bangunan Taman Sari juga menampilkan keindahan dengan arsitektur yang unik dan didominasi oleh gaya arsitektur Timur Tengah, Tiongkok, dan Eropa. Kini, kompleks Taman Sari terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu area Istana, area Sumur Gumuling, area Pasarean Ledok Sari, dan area Pasarean Kauman.

Selain menjadi objek wisata, Taman Sari juga memiliki makna sejarah yang tinggi, karena banyak cerita dan fakta historis yang terkait dengan istana ini. Wisatawan dapat menjelajahi bagian-bagian kompleks Taman Sari dan mengetahui lebih dalam sejarah dan cerita dari bangunan-bangunan serta kegiatan di dalam istana pada masa lalu.

Jadi, Taman Sari Yogyakarta merupakan tempat wisata bersejarah yang sangat menarik untuk dikunjungi dan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang sejarah kebudayaan Jawa serta keindahan seni arsitektur pada masa lalu.

3. Keraton Yogyakarta


Keraton Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata bersejarah yang terkenal di Indonesia. Keraton ini adalah istana resmi Kesultanan Yogyakarta dan tetap menjadi tempat kediaman Sultan Yogyakarta hingga saat ini.

Berkunjung ke Keraton Yogyakarta, wisatawan dapat melihat kompleks istana yang indah dengan arsitektur tradisional Jawa yang khas. Ada banyak bangunan bersejarah di dalam kompleks ini, termasuk Pagelaran Keraton, Paseban, dan Gedhong Jene.

Di Pagelaran Keraton, wisatawan dapat melihat panggung tari dan drama tradisional Jawa yang sangat menarik. Ada juga museum di dalam kompleks istana, di mana wisatawan dapat melihat koleksi barang-barang kerajaan yang sangat berharga.

Selain itu, ada banyak acara tradisional yang diadakan di Keraton Yogyakarta, termasuk upacara adat pernikahan dan Pertunjukan Wayang Kulit. Wisatawan dapat memberikan donasi untuk menikmati acara tersebut, dan menjadi salah satu bagian dari kesenian Jawa yang sangat berharga.

Keraton Yogyakarta memang menjadi destinasi wisata bersejarah yang wajib dikunjungi saat berada di Kota Yogyakarta, karena di sini, wisatawan dapat merasakan aura kerajaan yang masih dijaga dengan baik hingga saat ini.

4. Situs Warungboto


Situs Warungboto terletak di Desa Badran, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Situs Warungboto merupakan sebuah kompleks tempat peribadatan yang telah ada sejak masa kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8 Masehi.

Tempat wisata ini memiliki bangunan-bangunan sejarah seperti candi, gapura, dan kolam pemandian. Di dalam situs ini terdapat Candi Warungboto yang merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit. Candi ini memiliki arsitektur khas Jawa yaitu berbentuk gunungan dengan di atasnya terdapat stupa.

Selain itu, terdapat juga kolam pemandian yang pada zaman dahulu digunakan oleh raja-raja Mataram untuk mandi bersama. Di sekitar area situs juga terdapat beberapa makam peninggalan raja-raja Mataram.

Situs Warungboto merupakan tempat yang sangat penting untuk mengenal lebih dalam sejarah- sejarah Kerajaan Mataram Kuno dan Majapahit. Selain itu, bagi para wisatawan yang ingin melakukan perjalanan waktu ke masa lampau, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi.

5. Candi Prambanan


Candi Prambanan adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di Sleman, Yogyakarta, Indonesia. Candi ini dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Wangsa Sanjaya dan dipersembahkan kepada dewa-dewi Hindu, seperti Siwa, Brahma, dan Wisnu.

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama yang masing-masing dihiasi dengan relief-relief yang memukau. Relief yang ada pada Candi Prambanan menggambarkan berbagai kisah dari kitab suci Hindu, seperti Ramayana dan Mahabharata.

Kehadiran Candi Prambanan tidak hanya merepresentasikan karya seni arsitektural yang luar biasa di zamannya, namun juga sebagai saksi bisu dari percampuran budaya Hindu-Buddha di Indonesia. Candi Prambanan menjadi salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO sejak tahun 1991.

Sebagai tempat wisata bersejarah, Candi Prambanan selalu menjadi destinasi wisata yang populer bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain untuk menikmati keindahan arsitektur dan seni, tempat ini juga menjadi ajang bercerita mengenai sejarah dan keagungan Hindu pada masa lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Rekomendasi Makan Siang di Sekitar UNY, Jangan Lupa Mampir!

  Siang-siang di Jogja laper tapi bingung mau makan apa? Yuk sini mampir ke area UNY buat cobain 5 rekomendasi makan siang harga kantong mahasiswa tapi rasanya juara! 1. Ayam Geprek dan Susu (PREKSU) Ayam geprek dan susu (PREKSU) Jogja adalah sebuah makanan populer di daerah Yogyakarta yang terdiri dari ayam geprek yang dicampur dengan berbagai bumbu dan saus pedas, disajikan dengan nasi dan tambahan sayuran seperti timun dan kubis. Selain itu, menu ini juga dilengkapi dengan susu segar untuk memberikan senyuman dan kenyamanan setelah makan makanan pedas. PREKSU Jogja menjadi populer karena kelezatan dan keunikan rasanya yang cocok untuk orang yang suka makan makanan pedas. 2. Penyetan Bu Wid Salah satu pilihan utama mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam mencari makanan lezat adalah Penyetan Bu Wid, yang berlokasi di seberang Fakultas Ekonomi UNY. Sambal penyet khas dan tambahan kremes menjadi ciri khas dari ayam yang renyah ini dan disukai oleh banyak mahasiswa. Harg...

Meriahnya Ramadhan, Ini Dia Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Jogja!

  Saat bulan Ramadan tiba, setiap sudut Jogja turut menjadi saksi betapa semaraknya aktivitas berburu takjil. Berbagai varian makanan ringan dan minuman segar tersedia di pinggir jalan dengan harga yang sangat terjangkau. Namun, di antara banyaknya pilihan tersebut, ada beberapa tempat yang terkenal dengan suasananya yang meriah dan variasi takjilnya yang berwarna. Berikut beberapa rekomendasi tempat untuk kamu yang ingin merasakan meriahnya suasana berburu takjil di Jogja. 1. Kampung Ramadhan Jogokariyan Kampung Ramadhan Jogokariyan didirikan oleh para penduduk yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan agama. Setiap tahunnya, pasar kaget yang diberi nama Kampung Ramadhan Jogokariyan ini dihadiri oleh banyak pedagang dan pengunjung yang terus meningkat. Kabarnya terakhir, ada sekitar 300 pedagang yang turut meramaikan pasar Ramadhan ini lho! Tak heran, kalau masuk sini bisa sampai bingung mau beli yang mana. Selain pasar, di Kampung Ramadhan Jogokariyan juga disediakan ribuan takji...

Agro Wisata Bhumi Merapi: Wisata Jogja Instagramable Ala Santorini

  Yogyakarta selalu menghadirkan destinasi wisata yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Ada satu tempat wisata kekinian yang mengusung suasana lokal dan luar negeri ala Santorini di Yogyakarta, yaitu Agro Wisata Bhumi Merapi. Tempat ini terletak di daerah Kaliurang dengan luas 5,2 hektar. Di sini, pengunjung dapat menikmati pertanian, perkebunan, dan peternakan. Selain sebagai tempat wisata edukasi, Agro Wisata Bhumi Merapi juga menawarkan spot-spot foto yang instagramable. Penasaran dan ingin segera mengunjunginya? Agro Wisata Bhumi Merapi dapat dengan mudah diakses karena lokasinya yang strategis. Tempat ini berada di Jl. Kaliurang KM. 20, Sawangan, Hargobingangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Jogja, jaraknya sekitar 22 km, dengan waktu tempuh sekitar 40 menit berkendara. Salah satu area terkenal di Bhumi Merapi adalah Langlang Buana. Di area ini, pengunjung akan menemukan spot-spot foto yang didesain menyerupai tempat-tempat populer di du...